EVALUASI PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2021& PERENCANAAN KEGIATAN ANGGARAN TAHUN 2022

Poltekkes Kemenkes Riau menggelar Pertemuan Evaluasi Program dan Kegiatan Tahun 2021 & Perencanaan Kegiatan Anggaran Tahun 2022 pada tanggal 18 – 21 November 2021 di Santika Premiere Hotel Padang.

Diawal acara, Direktur Poltekkes Kemenkes Riau memimpin salam integritas untuk menambah semangat dan komitmen seluruh peserta, yaitu

Jaga Diri..
Jaga Teman..
Jaga Kementerian Kesehatan..

Poltekkes Kemenkes Riau Sehat Tanpa Korupsi

SAYA PATRIOT ANTI KORUPSI

Pekanbaru  – Jum’at (19/11/2021)  Pertemuan dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Riau Husnan, S. Kp, MKM di dampingi Wakil Direktur I, II dan III, di Ruang Rapat Lobby Santika Premiere Hotel Padang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Manajemen, pengelola, dosen dan tenaga pendidikan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Riau dengan narasumber dr. Mawari Edy, M. Epid, Siti Hajar, SKM, M. Kes, Iwan Noor Hidayat, SE, MM dan Deden Arif Faisal, SH, MM.

Menurut Ketua panitia Rully Hevrialni, SST, M. Keb, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengetahui dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja di lingkungan Poltekkes Kemenkes Riau.

Dalam sambutannya, Direktur Poltekkes Kemenkes Riau mengatakan monitoring dan evaluasi merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan program telah dicapai serta untuk merumuskan perencanaan kegiatan tahun selanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Poltekkes Kemenkes Riau menekankan bahwa perlunya meningkatkan kinerja dikarenakan kedepan Poltekkes harus mandiri dan professional.

Direktur Poltekkes Kemenkes Riau mengajak kepada seluruh jajaran untuk ikut mendorong terlaksananya peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemberantasan korupsi mulai diri sendiri.

Direktur juga berharap agar seluruh ASN Poltekkes senantiasa melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan mengedepankan integritas yang tinggi serta menjauhi praktik-praktik yang tidak terpuji seperti korupsi, menerima gratifikasi, suap dan pungutan liar.

“ASN Poltekkes harus dapat menjadi contoh, panutan dan teladan yang baik sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Poltekkes Kemenkes Riau”, tambahnya.

Kegiatan evaluasi diawali dengan pemberian Piagam tanda penghormatan Presiden Republik Indonesia dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia sebagai penghargaan kepada PNS Poltekkes Kemenkes Riau yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan, serta pengabdian, kejujuran, kecakapan dan disiplin secara terus menerus sesuai Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2010.

Dari pemaparan evaluasi Wakil Direktur, Ketua jurusan, Kepala Pusat, Ka. Sub. Bag dan Ka. Unit, didapatkan hasil antara lain :

  1. Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Poltekkes Kemenkes Riau sudah tercapai sebesar 79 %, sedangkan 21 % lagi dalam proses.
  2. Membuat perencanaan anggaran kegiatan hingga akhir tahun dan disampaikan akhir November ke bagian keuangan.
  3. Setiap melaksanakan tugas harus mengacu kepada nilai-nilai dan kriteria Wilayah Bebas Korupsi (WBK)
  4. Setiap pelaksanaan kegiatan agar mengacu kepada borang 9 kriteria.
  5. Dosen/Tenaga Pendidikan yang punya potensi untuk melakukan penulisan jurnal penelitian/pengabmas agar difasilitasi sehingga dapat dipublikasikan ke internasional indeks scopus.
  6. Kegiatan stracer study dilakukan pada waktunya (1 tahun setelah tamat).

Akhirnya pertemuan ditutup secara resmi oleh Direktur Poltekke Kemenkes Riau yang didampingi oleh Wakil Direktur I, II dan III.

Diharapkan dengan adanya kegiatan evaluasi ini, dapat memberikan masukan untuk perbaikan kegiatan ditahun-tahun mendatang. (Pan. Evaluasi 2021).