D4 Kebidanan

A. Visi dan Misi

Visi :
Menghasilkan Sarjana Terapan Kebidanan yang professional, unggul, kompetitif dan berjiwa entrepreneur di Era Global pada tahun 2029.
Misi :
1. Menyelenggarakan Pendidikan dan Pengajaran yang berkualitas sesuai dengan perkembangan teknologi serta berbudi pekerti luhur.
2. Menyelenggarakan Penelitian Kebidanan Untuk Mengembangkan Keilmuan Kebidanan.
3. Melaksanakan pengembangan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada tujuan dan program pembangunan kesehatan.

B. Tujuan
Tujuan Program Studi D IV Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau adalah :
1. Menghasilkan Sarjana Terapan Kebidanan yang kompeten dan berbudi pekerti luhur dalam memberikan asuhan kebidanan dengan memanfaatkan IPTEKS kebidanan bagi individu, keluarga, dan masyarakat yaitu :
a. Sarjana Terapan Kebidanan yang mampu mengaplikasikan asuhan kebidanan dengan memanfaatkan IPTEKS pada ibu hamil, bersalin, nifas dan menyusui, bayi baru lahir, balita dan Keluarga Berencana & kesehatan reproduksi sesuai siklus hidup perempuan pada kondisi normal, maupun dengan penyulit secara profesional serta mampu berdaptasi dengan berbagai situasi (evidence based) dengan menggunakan manajemen kebidanan pada tatanan pelayanan kesehatan primer, sekunder dan tertier. (Care Provider)
b. Sarjana Terapan Kebidanan yang mampu menjadi penggerak masyarakat dalam bidang kesehatan ibu dan anak dengan memanfaatkan IPTEKS melalui upaya promotif, preventif, serta kerjasama lintas program dan lintas sektoral untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak dengan memperhatikan potensi, sosial budaya dan sumber daya lokal yang tersedia. (Community Leader)
c. Sarjana Terapan Kebidanan yang mampu berkomunikasi dengan memanfaatkan IPTEKS tepat guna dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi. (Communicator)
d. Sarjana Terapan Kebidanan yang mampu menjadi pendidik kesehatan terkait dengan Kesehatan Ibu dan Anak dengan memanfaatkan IPTEKS kepada individu, keluarga, kelompok khusus dan masyarakat serta memiliki kemampuan preseptorship dan mentorship dengan memperhatikan potensi, sosial budaya dan sumber daya lokal yang tersedia. (Educator)

e. Sarjana Terapan Kebidanan yang mampu mengelola layanan kesehatan ibu dan anak pada tatanan pelayanan primer, sekunder dan tertier dengan memanfaatkan IPTEKS serta memperhatikan potensi, sosial budaya dan sumber daya lokal yang tersedia. (Manager)
f. Sarjana Terapan Kebidanan yang mampu menjadi Peneliti dalam bidang kebidanan. (Reseacher)
g. Sarjana Terapan Kebidanan yang mampu sebagai wirausahawan dalam memulai dan/atau mengelola sebuah usaha praktik profesional (Bidan Praktek Mandiri maupun Klinik Bersalin) dengan mengembangkan kegiatan berbasis kreativitas dan inovasi yang dapat memenuhi kebutuhan klien, keluarga, dan masyarakat untuk kemajuan/keberhasilan praktik profesional kebidanan. (Entrepreneur)
2. Mengembangkan Pengetahuan dan Keterampilan dosen dengan meningkatkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3 serta mengikuti pelatihan/seminar yang berhubungan dengan keilmuan kebidanan.
3. Menghasilkan Sarjana Terapan Kebidanan yang memiliki kemampuan berwirausaha dan berjiwa enterpreneur sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.
4. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Penelitian Dosen dalam bidang kebidanan dengan mengikutsertakan mahasiswa.
5. Menghasilkan Sarjana Terapan Kebidanan yang kompeten meneliti dalam bidang kebidanan.
6. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Pengabdian Masyarakat Dosen dalam bidang kebidanan yang di fokuskan pada Daerah Binaan dengan mengikutsertakan Mahasiswa.
7. Menghasilkan Sarjana Terapan Kebidanan yang mempunyai kemampuan memberikan pendidikan kesehatan yang terkait dengan Kesehatan Ibu dan Anak, kepada individu, keluarga, kelompok khusus dan masyarakat.

C. Sasaran
Sasaran Prodi DIV Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau adalah :
1. Terwujudnya Profesionalisme dosen dalam Pengelolaan Pendidikan
2. Terwujudnya pengelolaan Prodi yang terstandar
3. Terwujudnya kualitas dan kuantitas lulusan yang mampu menghadapi persaingan global
4. Terwujudnya peran serta stakeholder dalam pengembangan pendidikan di Prodi
5. Terwujudnya Dosen Peneliti yang handal
6. Terwujudnya peran serta Prodi dalam pemberdayaan potensi masyarakat untuk berperilaku hidup sehat